Rabu, 29 Januari 2014

Resensi Buku "Kastana Taklukkan Jakarta"

Cover Buku "Kastana Taklukkan Jakarta"

Penulis: Soleh Solihun
ISBN: 978-602-8740-28-9
Penerbit: literati
Ketebalan: 290 halaman
Ukuran: 13 x 19 cm
Harga Buku: Rp 49.000

Blurb
Selamat Datang Dunia Nyata!
Sebagai seorang perantau di ibukota, Kastana mengawali kariernya sebagai reporter_sebuah kasta terendah_ di sebuah majalah musik. Jakarta Kota Metropolitan, memang begitulah adanya. Kastana harus berjuang untuk dapat hidup ‘layak’ di kota yang kehidupannya serba-cepat dan serba-penuh-kejutan ini.
Seluk-beluk pekerjaan di dunia jurnalistik, khususnya jurnalistik dunia hiburan, digambarkan dengan ringan dan segar oleh Soleh Solihun. Kehidupan di luar pekerjaan tak luput diceritakan, mulai dari kelakuan copet di atas Metro Mini hingga kisah kasih dengan sang pujaan hati.


*****

Setelah memilih dengan seksama barisan buku-buku di rak yang sebagian besar belum saya baca, akhirnya pilihan saya jatuh pada buku yang berjudul “Kastana Taklukkan Jakarta”. Buku ini adalah buku karangan Soleh Solihun. Buku ke dua yang terbit setelah pada tahun 2012 buku Soleh Solihun yang berjudul “Celoteh Soleh” beredar di pasaran.

Soleh Solihun mengemas sebuah memoar menjadi fiksi yang menarik. Bagaimana tidak? Kisah hidup penulis digambarkan secara indah dalam tokoh Kastana. Buku ini bercerita tentang kisah perjalanan hidup seorang Kastana yang pada usia SD bercita-cita menjadi ABRI dan Ustadz. Warna warni kehidupan di bangku kuliah, serta perjalanan karier Kastana sebagai seorang jurnalis hingga penyiar radio, komika, dan penulis pada akhir cerita tergambar dengan sempurna dalam buku ini. Kastana berpandangan bahwa kehidupan adalah perjalanan untuk menjawab pertanyaan. Ketika kuliah, pertanyaan yang diajukan adalah kapan lulus? Setelah lulus, kapan kerja? Setelah kerja, kapan kawin atau punya rumah? setelah kawin, kapan punya anak? Begitu seterusnya.

Buku ini terdiri dari 5 bagian, yaitu Pertama: Prolog, Kedua: Kerja! Kerja! Ayo Kita Kerja!, Ketiga: Dari Anak Muda ke Pria Dewasa, Keempat: Mimpi Yang Terwujud, dan Kelima: Epilog. Pada bagian Prolog, Kastana menceritakan sedikit tentang cita-cita masa kecilnya, dan dilanjutkan dengan kisah kehidupannya selama menjadi mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran dengan peminatan jurnalistik. Selanjutnya, berturut-turut yaitu bagian Kerja! Kerja! Ayo Kita Kerja!, Dari Anak Muda ke Pria Dewasa, Mimpi Yang Terwujud menceritakan banyak lika-liku kehidupan saat Kastana hijrah dari Bandung ke Jakarta dan mulai memasuki dunia kerja. Dari tiga bagian ini, kita bisa mengetahui bagaimana perjalanan karir seorang Kastana, dimana Kastana harus berpindah dari satu perusahaan ke perusahaan lain. Kemudian pada bagian Epilog, Kastana bercerita bagaimana kehidupannya saat ini, terutama berbagai pekerjaan yang dilakoninya sekarang.


Kisah yang menarik bukan? Inilah Kisah “KastanaTaklukkan Jakarta”. Bagaimana kisah anda? 

Reaksi:

5 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. terima kasih sudah berkunjung.. karena kesempurnaan hanya milik Alloh dan Andra and The Back Bone :D

    BalasHapus
  3. Soleh Solihun itu yang presenter stand up comedy di metro tv ya?

    BalasHapus
  4. hmm,, ga tau mak jarang nonton yang di metrotv sih mak.. kalo dia yg jd komika sih liat tp kalo dia jd presenter belom pernah liat maak..

    BalasHapus