Jumat, 22 Mei 2015

Tentang Muhasabah Diri

Muhasabah Diri atau Introspeksi Diri kali ini saya lakukan bertepatan dengan hari kelahiran saya yang ke 28 tahun. Sedih rasanya ketika melakukan muhasabah diri, kemudian menjumpai banyak kesalahan di sana sini. 

Sebagai istri, banyak sekali hal yang belum bisa saya laksanakan dengan maksimal. Maafkan aku sayang. Sebagai ibu, belum bisa menemani main tanpa terganggu oleh pekerjaan rumah ataupun kantor. Maafkan mama sayang. Sebagai anak, belum bisa membuat bapak, ibu, bou dan amangboru bahagia. Sebagai kakak dan adik, seringkali lisan mengumpat dan mencela. Sebagai pengajar, belum bisa memberikan yang terbaik untuk mahasiswa. Sebagai sahabat, seringkali ucapan membuat luka. Sebagai umat, masih belum bisa 100 % melakukan ibadah sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Sebagai hamba, aku mohon ampun ya Rabb atas kesalahan. Semoga ke depan bisa menjadi hamba yang semakin baik.

Sebagai manusia biasa, saya memang tidak sempurna. Tetapi bukan berarti kita semua bisa santai-santai dan tidak berusaha ke arah yang sempurna. Terutama masalah ibadah. Saya menyadari, ibadah yang saya lakukan masih banyak yang belum sesuai dengan tuntunan. Karena itu, melalui momentum ini, saya membuat komitmen untuk: 
1. mempelajari dan mengamalkan ibadah sesuai tuntunan
2. disiplin dalam ibadah wajib dan menambah intensitas ibadah sunah
3. menambah hafalan alqur'an

Semoga tiga komitmen tersebut bisa selalu saya laksanakan. Allah SWT mudahkan, in syaa Allah. Aamiin