Rabu, 26 Juni 2013
Minggu, 05 Mei 2013
Stimulasi Merangkak
Merangkak dilakukan setelah bayi mampu duduk (tanpa bantuan). Biasanya di rentang usia 6-10 bulan. Merangkak dilakukan dengan menggunakan kedua tangan dan lutut. Gerakannya meninyilang; ketika tangan kanan maju, kaki kiri maju juga, begitupun sebaliknya. Ada yang mengatakan merangkak merupakan kemampuan alamiah yang umumnya dikuasai bayi dengan sendirinya. meskipun begitu, orang tua tetap perlu memberikan rangsangan agar proses merangkak dapat dilakukan dengan baik.
Terkait
stimulasi, ada beberapa hal yang penting dilakukan agar si kecil dapat memiliki
kemampuan merangkak sesuai tahap perkembangannya.
·
Beri stimulasi tengkurap
Sering-seringlah memposisikan bayi tengkurap. Pastikan
ia berada di alas yang nyaman, semisal matras atau karpet. Dengan posisi
tengkurap bayi belajar mengangkat kepala dan badan, bahkan bergerak dengan
perutnya dan kedua tangan-kakinya untuk mencoba “melangkah” maju.
·
Letakkan mainan/benda kesayangan di
depan bayi
Letakkan mainan favoritnya kira-kira 4-5 jengkal
tangan dewasa di depan bayi. Minta ia menggapai dan meraihnya. Lihatlah, dia
akan berusaha mengejar dengan cara menggeser posisi badan menggunakan perutnya.
Rangsang ia untuk merangkak, bukan merayap ataupun mengesot. Dengan cara
pelan-pelan menekuk kaki belakangnya sedikit saja, tapi hati-hati, jangan
sampai bayi terjungkal. Bila ia berhasil meraih dan memegang mainan itu, beri
pujian dengan mengelus kepala, tepuk tangan atau reaksi gembira lainnya.
·
Berikan contoh merangkak
Orang tua dapat memeragakan cara merangkak. Lakukan bersama-sama
si kecil dalam suasana bermain yang menyenangkan.
·
Sediakan waktu dan dampingi
Setidaknya beberapa menit, misal 5 menit, setiap
hari untuk belajar merangkak. Secara bertahap, waktu bisa ditingkatkan seiring
dengan peningkatan keterampilan dan kemampuannya. Selama mendampingi, hindari
meninggalkannya sendirian walau ada urusan sejenak. Berusahalah tetap di
dekatnya sehingga ia tetap fokus untuk belajar merangkak. Kalau kita beranjak
menuju tempat lain dan meninggalkannya, dikhawatirkan fokusnya beralih dan ia
pun akan mencari-cari kita.
·
Tidak memaksa, apalagi sampai memasang
target
Biarkan si kecil menikmati proses ini dengan aman,
nyaman dan menyenangkan. Seharusnya si kecil mampu belajar secara alamiah. Sama
seperti perkembangan lainnya, waktu yang dibutuhkan untuk belajar merangkak
berbeda-beda setiap bayi. Oleh sebab itu, hindari memasang target.
·
Jangan terlalu dini
Jangan memaksa bayi belajar merangkak sebelum ia
bisa duduk sendiri, apalagi bila tangan dan kakinya belum bisa menopang tubuh. Jadi,
sesuaikan saja dengan kemampuan dan usianya.
·
Sediakan lingkungan yang aman
Gunakan alas yang nyaman baik itu karpet maupun
matras lantai. Jauhkan benda-benda yang kemungkinan menimbulkan bahaya,
seperti: colokan listrik, atau benda-benda kecil yang mungkin diambil dan
dimasukkan ke dalam mulut. Paling penting, pastikan bayi dalam kondisi nyaman
ketika hendak diajak “bermain” merangkak.
Sumber: Tabloid Nakita Edisi 18-24 Februari 2013
Jumat, 03 Mei 2013
telepon, idola ibu-ibu
Selayaknya sabun batang yang
sering kita lihat, tidak ada yang istimewa dengan sabun telepon. Sebelumnya
saya sudah sering mendengar dari teman-teman maupun suami (dulu masih teman)
yang berasal dari daerah Sumatera Utara tentang sabun ini. Pada dasarnya sabun
telepon sama dengan sabun batang lainnya dari segi fungsi, yaitu sebagai
pencuci pakaian dan piring serta peralatan dapur. Sabun ini diproduksi di Medan
– Sumatera Utara dan area penjualannya pun hanya sebatas di Sumatera Utara dan
sekitarnya. Jadi ketika saya datang ke Kota Padangsidimpuan, saat itulah saya
melihat sendiri bagaimana penampakan sabun telepon yang dahulu saya hanya bisa
dengar.
Ibu mertua, kakak ipar, dan
keluarga saya yang lain selalu memasukkan sabun telepon ke daftar wajib belanja
bulanan mereka. Bahkan, untuk sebagian besar penduduk Sidimpuan sabun ini masih
menjadi pilihan utama. Awalnya saya sedikit mengunderestimate sabun ini, karena harganya murah, pasti kualitasnya
juga kurang. Namun, itu tidak semuanya benar. Karena meskipun murah, sabun
telepon cukup ampuh membersihkan noda membandel di pakaian maupun peralatan
dapur.
Misalnya, ketika anak kami
(Azzam) lahir, kami sempat kesulitan membersihkan noda pup yang kalau tidak
segera dicuci akan meninggalkan bekas. Sabun telepon menyelamatkan kami
(tsaaah,, lebay). Dengan menggosokkan sabun di bagian kain yang terkena pup,
diamkan 10 menit, kucek dan... voala!!!
Noda pup hilang tak bersisa. Padahal sebelumnya saya pernah merendam popok yang
terkena pup dengan detergen, namun noda pup masih meninggalkan bekas. Teknik
cuci pup ini saya dapatkan dari ART si rumah kami yang memang sudah ahli di
bidangnya (cuci mencuci).. hehe.
Saya jadi ingat lagi diskusi saya
dan suami tentang sabun telepon waktu di bogor. Kira-kira seperti ini percakapannya...
R: dek, tau sabun telepon?
U: apaan tuh? Kalo sabun batang
aku tahu, tapi yang sering aku lihat sepertinya merek wings deh atau ekonomi.
R: bukan. Emang sabun telepon.
Dulu waktu kecil abang pernah lho mandi pake sabun telepon.. haha..
U: ah, serius?? Enggak
gatel-gatel tuh?? Kan sabun batangan gitu bukannya ga boleh buat mandi ya?
R: yah,, gitu deh.. biasa aja
sih.. lagian waktu itu namanya juga anak-anak, yang ada di kamar mandi,
langsung aja pake.. hahaha..
U: ishh.. dasar ya.. (sambil
penasaran gimana sih penampakan sabun telepon ini).
Dan, beberapa hari yang lalu.
Ketika saya sedang iseng ketik “sabun telepon” di kolom pencarian google. Saya
temukan beberapa tulisan di kaskus.com yang mengatakan bahwa sabun telepon yang
saya bahas ini juga dapat menghilangkan jerawat. Woow, keren. Tapi ya, selama
di Sidimpuan saya belum pernah sih mandi maupun cuci muka pake sabun telepon.
Karena menurut saya setelah dipakai sabun ini meninggalkan rasa licin baik di
tangan, lantai maupun piring kalau kurang lama membilasnya.
hmm, bagi yang belum pernah melihat sabun telepon pasti muncul pertanyaan, bagaimana sih bentuk sabun telepon? apakah mirip telepon?
coba kita lihat gambar berikut ini:
![]() |
| Sabun Telepon |
yap,, ini penampakan sabun telepon.. hehe.. menurut saya, sabun ini enggak miri dengan telepon, karena bentuknya lebih mirip batu bata. hehe.. memang telepon genggam masa kini banyak yang berbentuk persegi panjang seperti batu bata (brick), tetapi sabun telepon tercipta jauh sebelum orang Finlandia menjajakan nokia ke seluruh dunia.. konon, semenjak suamiku belum lahir, sabun telepon sudah ada. lantas, kenapa demikian?
![]() |
| Kemasan Sabun Telepon |
entahlah, hanya Tuhan dan produsennya yang tahu...
Selasa, 09 April 2013
yang dinanti
azzam said:
"assalamualaikum....
namaku harvyzal azzam mahbub siregar.. aku lahir hari sabtu, 17 november 2012 pukul 08.15 di kota padangsidimpuan.. "
alhamdulillah,, setelah menunggu sekian lama akhirnya saya dan suami gembira luar biasa atas kelahiran bayi laki-laki, sehat, lucu, dan tampan.. doa kami semoga harvyzal azzam mahbub siregar tumbuh sehat, cerdas, sholeh.. amin..
proses yang luar biasa dan inshaalloh mendewasakan kami sebagai orang tua baru benar-benar membuat kami tak henti-hetiya mengucap syukur. penantian yang cukup lama sebelum akhirnya saya hamil. proses kehamilan yang alhamdulilah sehat dan menyenangkan, lebih disayang suami, orang tua, dan keluarga besar lainnya. proses kelahiran yang juga mendapat kemudahan dari Alloh dan dukungan dari keluarga yang luar biasa sayangnya.. tak lupa pengalaman di minggu-minggu awal menjadi ibu baru.. memang tak semua selalu berjalan mulus karena ada cucuran keringat dan air mata di dalamnya..
semoga kami senantiasa memberi yang terbaik dan menjaga dengan baik amanatmu ya Alloh..
Minggu, 04 Maret 2012
melepas rindu
assalamualaikum wr wb..
setelah hampir 2 tahun lamanya lupa, alhamdulillah beberapa hari yang lalu saya bertemu kembali dengan blog ini. ini berawal dari keisengan saya searching di google dengan keyword nama saya.. halaman pertama tidak ada yang menarik, karena hanya ada nama saya di beberapa jejaring sosial.. halaman berikutnya,, hmm ada beberapa hasil karya yang menguras tenaga dan air mata (skripsi & tesis),, haha mau sedikit lebay dulu.. dan akhirnya ketemulah dengan blog ini di halama ke tiga..
setelah hampir 2 tahun ini sudah banyak cerita-cerita yang sebenernya bisa ditulis tetapi tidak tertulis,, lagi-lagi karena saya lupa kalau punya blog.. haha.. 2 tahun waktu yang tidak lama memang, tapi sudah banyak hal yang terjadi dalam hidup saya.. selesainya kewajiban menyelesaikan studi, ujian, wisuda hingga bergantinya status dari single menjadi married.. alhamdulillah..
pekerjaan baru, hobby baru, lingkungan baru, orang baru telah mewarnai hidup saya saat ini.. senang rasanya.. walaupun kadang muncul saat-saat galau ketika teringat sahabat masa kuliah.. ahh.. saya rindu kalian semua..
Jumat, 09 April 2010
a message
a message from my best..
A girl asked a guy if he thought she was pretty and he said no.
She asked him if he would want to be with her forever and he said no.
She then asked him if she were to leave would he cry, and once again he replied with a no.
She had heard enough.
As she walked
away, tears streaming down her face.
the boy grabbed her arm and said...
You're not pretty you're beautiful.
I don't want to be with you forever.
I NEED to be with you forever.
And I wouldn't cry if you walked away...
I'd die...
A girl asked a guy if he thought she was pretty and he said no.
She asked him if he would want to be with her forever and he said no.
She then asked him if she were to leave would he cry, and once again he replied with a no.
She had heard enough.
As she walked
away, tears streaming down her face.
the boy grabbed her arm and said...
You're not pretty you're beautiful.
I don't want to be with you forever.
I NEED to be with you forever.
And I wouldn't cry if you walked away...
I'd die...
Langganan:
Postingan (Atom)
Keunikan Masjid Syech Sulaiman Lubis Alkholidy
Assalamualaikum wr. wb. Senin, 13 juni 2016 saya dan rombongan melakukan perjalanan dari kota padangsidimpuan menuju kabupaten mandaili...
-
Judul Buku: Wonderful Husband: Menjadi Suami Disayang Istri Penulis: Cahyadi Takariawan ISBN: 978-602-1680-03-2 Penerbit: Era ...
-
Saya dan suami memang sering melakukan rumpian perbincangan tengah malam. Entah kenapa perbincangan tengah malam kami kali ini jatuh pada...
-
Konsisten menulis itu hal yang sulit bagi saya. Ketika kecil, saya suka mengoleksi buku harian lucu, tetapi tak sedikitpun ada tulisan say...










