Tampilkan postingan dengan label azzam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label azzam. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Maret 2015

Tentang Anak Susah Tidur

Saat berumur 26 bulan

Azzam yang hari ini tepat berusia 28 bulan adalah balita yang cerdas dan lincah. Kami sebagai orang tua sangat bangga kepadanya. Untuk ukuran anak seusianya, dia termasuk anak yang mudah menirukan apapun yang dia lihat. Dia suka sekali bernyanyi, meskipun terkadang dengan kata-kata yang belum begitu jelas. Dia juga sudah hafal huruf hijaiyah dari alif sampai ya’ meskipun hanya dalam lagu.

Celoteh Azzam kadang membuat kami sebagai orang tua sedikit heran. Suatu malam azzam sudah di kasur menjelang tidur. Ayahnya yang menemani dia sebelum tidur itu. Keadaan sudah sunyi, dan melihat Azzam diam saja tetapi tidak tidur, terjadilah diskusi singkat yang mengagetkan.
Ayah: abang Azzam lagi apa? Kok belum tidur?
Azzam: Azzam lagi sibuk Ayak.
Ayah: (dalam hati) hahahaha kosakata baru lagi, abang azzam sudah tahu SIBUK.

Azzam termasuk anak yang susah tidur malam. Tidur paling cepat pukul 22.00 dan itu jarang terjadi. Paling sering antara pukul 23.00 sampai 01.00. Inilah yang membuat ayah dan mamanya, terutama ayahnya, sering teler karena kebanyakan begadang menemani Azzam.

Kami khawatir dengan kebiasaan Azzam yang satu ini. Karena tidur untuk anak balita itu sangat penting untuk tumbuh kembangnya. Selain itu kami juga khawatir terhadap berat badannya yang susah gemuk. Kami curiga salah satu penyebabnya adalah karena sering kurang tidur.

Berbagai cara sudah kami lakukan agar Azzam bisa tidur lebih awal seperti balita pada umumnya. Mulai dari mamasang lampu kamar yang redup, masuk kamar lebih awal, sampai pura-pura ikut tidur di sampingnya. Dan sayangnya cara-cara tersebut belum berhasil.

Diskusi dengan mertua sudah kami lakukan, tetapi tidak banyak mendapat solusi karena mertua sendiri juga sering susah tidur. Hehe. Kemudian seperti biasa, sebagai orangtua yang kekinian, kami coba mencari artikel di internet untuk mengatasi anak susah tidur. Setelah baca ini, ini, dan ini, kami ingin mencoba tips mengatasi anak susah tidur sebagai berikut:

1.     Memastikan bahwa anak tidak lapar
Ini penting sekali dilakukan karena jika lapar anak akan terbangun tengah malam dan akan susah tidur kembali. Ini beberapa kali terjadi pada Azzam, minta makan atau minum tengah malam, kemudian seger dan ayah&mamanya teler. L

2.     Menjauhkan anak dari gadget atau mainan
Gadget atau mainan, dua hal inilah yang sering kali membuat Azzam susah tidur. Bahkan dia betah menonton animasi anak-anak kesukaannya hingga tablet habis baterai. Setelah itu tetap belum bisa tidur juga. Padahal ayah&mamanya masih banyak kerjaan dan hanya bisa dikerjakan kalau anak-anak sudah tidur. L

3.     Membuat suasana kamar yang nyaman
Kamar yang bersih, lampu kamar redup, ada aromaterapi, dan bebas nyamuk itulah yang membuat anak bisa nyaman tidur di kamar. Selama ini saya sebagai emak rempong sering sekali tidak membuat kamar nyaman karena buku-buku bertebaran dimana-mana, kertas-kertas, tugas mahasiswa masuk kamar juga, bahkan jemuran juga kadang masuk kamar. L

4.     Menciptakan ritual tidur
Ritual tidur yang ingin kami terapkan adalah pipis, cuci muka dan gosok gigi. Ganti baju tidur dan pijat ringan untuk Azzam. Untuk pijat ringan ini penting untuk mengurangi kelelahan karena Azzam aktif sekali di siang hari.

Empat hal itu yang akan kami coba terapkan ke Azzam agar dia bisa tidur lebih cepat dan istirahat dengan nyaman di malam hari. Semoga berhasil dan Azzam bisa tumbuh optimal menjadi anak yang sholih, sehat, cerdas, dan ceria. Aamiin.

Selasa, 21 Januari 2014

Bersikap Lembut dan Tawadhu

Tawadhu secara istilah adalah tunduk dan patuh kepada otoritas kebenaran, serta kesediaan menerima kebenaran itu dari siapa pun yang mengatakan nya, baik dalam keadaan ridha maupun marah. Tawadhu juga merendahkan diri dan santun terhadap manusia, dan tidak melihat diri memiliki nilai lebih dibandingkan hamba Alloh (manusia) yang lain nya. Orang yang berjiwa besar pasti memiliki sikap lembut dan tawadhu.

Tawadhu terdiri dari dua macam:

  1. Pertama: Tawadhu yang terpuji. Tawadhu yang terpuji adalah sikap merendahkan diri kepada Allah dan tidak berbuat semena-mena atau memandang remeh terhadap sesama.
  2. Kedua: Tawadhu yang tercela. Tawadhu yang tercela adalah sikap merendahkan diri dihadapan orang kaya dengan harapan mendapatkan sesuatu darinya. Orang yang berakal seharusnya menghindari sikap tawadhu yang tercela dan menerapkan tawadhu yang terpuji dalam setiap aspek kehidupan nya. Semoga setelah mengetahui hal ini kita bisa terhindar dari sikap tawadhu yang tercela. Aamiin. 

Salah satu kegiatan sebelum tidur yang saya lakukan bersama Azzam adalah bercerita. Kadang saya bercerita apa saja tentang saya dan ayahnya, ataupun bercerita dengan bantuan buku. Salah satu buku favorit saya untuk bercerita adalah “40 Kisah: Pengantar Anak Tidur”.

Pengantar Azzam Bobo.. :)

Satu kisah dalam buku ini sangat menarik bagi saya. Kisah tersebut menceritakan bagaimana Umar radhiyallahu’anhu dalam “Bersikap Lembut dan Tawadhu”.

Berikut ini kisahnya:

Suatu ketika, Umar radhiyallaahu’anhu pergi ke Syam ditemani budaknya. Karena sifat tawadhu dan kelembutannya, ia tidak serta merta selalu ingin dilayani oleh budaknya.  
Saat berjalan menunggang unta menuju Syam, beliau bergantian menunggangi unta dengan budaknya. Terkadang Khalifah Umar berada di atas unta, setelah itu berganti budaknya yang naik di atas unta, begitu seterusnya.  
Hingga suatu saat, mereka bertemu dengan Abu Ubaidah ibnul Jarrah, salah seorang yang diberitakan akan masuk surga. Abu Ubaidah mengatakan, “Wahai Amirul Mukminin, para pembesar negeri Syam akan keluar menemuimu. Alangkah tidak layaknya jika menyaksikanmu dalam kondisi seperti ini.”  
Akan tetapi Umar radhiyallahu’anhu menjawab, “Alloh telah memuliakan kita dengan agama Islam. Alloh adalah Mahalembut dan Dia menyukai kelembutan dalam segala sesuatu.”

Hikmah yang dapat diambil:

Menjadi pemimpin bukan berarti kita bisa sewenang-wenang kepada orang yang kita pimpin. Khalifah Umar telah mencontohkan kepada kita bagaimana bersikap kepada sesama manusia, walau dengan seorang budak sekalipun.

Memiliki sikap lembut dan tawadhu dalam diri kita, niscaya orang lain akan menghormati dan menyayangi kita.

“Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. Dan kesudahan (yang baik) itu adalah bagi orang-orangyang bertakwa.” (al-Qashash: 83)

Jumat, 20 Desember 2013

Selamat Datang Musim Penghujan

Wilayah Kendal dan sekitarnya mulai diguyur hujan selama sepekan ini. Hujan turun baik di pagi hari ketika saya hendak berangkat ke kantor maupun sore hari ketika saya pulang dari kantor. Bahkan ketika hendak sholat dzuhur ke masjid pondok (kebetulan kantor saya di kawasan pondok pesantren) rintik hujan pun menemani perjalanan saya. Sebelum turun hujan, langit di atas tempat saya bernaung berubah warna menjadi lebih gelap, tiupan angin menyejukkan, serta tak jarang suara petir juga meramaikan suasana musim penghujan ini. 

Tanda-tanda Hujan Akan Turun
Saya sangat menyukai suasana hujan. Aroma khas tanah yang terguyur air hujan dan air yang mengalir ke permukaan bumi bagi saya itu adalah rizki yang Allah turunkan untuk manusia dan makhluk lain di muka bumi.
Jadi tidak hanya manusia yang mendapatkan berkah dengan datangnya musim hujan. Saya melihat ketika turun hujan pertama di musim ini, daun-daun bersemi, segar, seperti ketika kita menghabiskan segelas air putih saat berbuka puasa. Tidak hanya itu, hewan-hewan kecil, seperti laron, jangkrik bahkan walang sangitpun ikut berpesta merayakan turunnya hujan. Subhanallah..

Pulang Kantor Diiringi Hujan

Ketika hujan turun, saya teringat kebiasaan saya waktu kecil yang gemar sekali main hujan-hujanan. Saya tidak peduli apakah saya akan demam setelah hujan-hujanan atau tidak, yang saya mengerti saat itu, saya senang ketika hujan turun. Saat hujan turun, saya sudah siap dengan payung kecil saya, tanpa alas kaki, namun sudah menyiapkan perahu kertas untuk dialirkan di sungai irigasi dekat rumah kami. Bahkan ketika tidak membuat perahu kertas pun saya tetap menikmati saat-saat bermain dengan air hujan. Makanya ketika saya melihat di depan kantor saya banyak santri yang bermain sepak bola waktu hujan, saya tersenyum dalam hati dan bergumam, betapa bahagianya mereka.

Area Bermain Sepak Bola untuk Para Santri

Dari situ saya berfikir, jika Azzam sudah besar nanti dan dia inggin juga main hujan-hujanan, saya tidak akan melarangnya. Saya ingin azzam bisa menikmati senangnya bermain air hujan seperti mamanya dulu waktu kecil. Bermain saat hujan juga bisa membantu anak belajar fenomena alam. Tetapi untuk ibu, jangan lupa ajak mandi ananda agar bebas dari kuman berbahaya. Selamat menyambut musim penghujan.. :)

Selasa, 17 Desember 2013

Belajar Menabung Sejak Dini

Ketika usia azzam memasuki 11 bulan, eyang uti membelikan "celengan". Celengan ini terbuat dari plastik jadi ringan dan tidak mudah pecah. Eyang uti memilih celengan plastik agar azzam tidak keberatan waktu mengangkatnya.Celengan ini selain berfungsi untuk menyimpan uang juga  digunakan untuk mainan azzam. Eyang memilih celengan berbentuk ayam  dan kucing. 
Azzam sangat senang sekali memiliki celengan baru. Setiap kali eyang  kakung, eyang uti, mama atau ayahnya memberi uang dia langsung mencari  celengan plastiknya. Terkadang jika eyang memberi 5 buah uang koin Rp  500 azzam marah ketika uang tersebut sudah masuk semua ke dalam  celengan. Mungkin dia masih ingin memasukkan koin-koin yang lain ke  dalam celengan kesayangannya ini. 
Diantara dua celengan tersebut, azzam lebih suka celengan kucing daripada celengan ayam. Azzam lebih suka celengan kucing mungkin  karena azzam memang lebih suka kucing ketimbang ayam. Mungkin juga karena posisi lubang untuk memasukkan uang di celengan kucing lebih strategis dibandingkan celengan ayam.
Saya senang dan mendukung dengan hobby baru azzam ini karena selain untuk melatih motorik halusnya juga untuk mengenalkan azzam tentang uang. Kami mengenalkan azzam tentang uang sejak dini bukan supaya anak konsumtif. Tapi supaya azzam belajar apresiasi tentang uang. 

"Ma, mana koinnya.. Azzam mau ngasih makan kucing"

Kamis, 05 Desember 2013

ASI dan MP-ASI Azzam

Menjadi seorang ibu merupakan cita-cita terbesar seorang perempuan.
Tidak terkecuali saya.
Setelah menikah, saya menjadi sering belajar dan membaca buku maupun artikel mengenai kehamilan, pola asuh dan tumbuh kembang anak.
Terlebih ketika tahu bahwa saya akhirnya hamil setelah menunggu selama 8 bulan. hehe.. alhamdulillah..
Semangat saya untuk belajar semakin tinggi.
Saya juga selalu mendiskusikan dengan suami tentang hal-hal yang baru saja saya pelajari.
Misalnya, tentang ASI (Air Susu Ibu).
Mulai dari membaca artikel, ikut milis, follow twitter, sampai beli buku mengenai ASI juga saya lakukan.
Semakin banyak belajar, kami sepakat bahwa akan memberikan ASI secara eksklusif 6 bulan kepada anak kami nanti.

Waktu yang dinanti tiba, anak kami lahir, dan kondisi waktu itu tidak mendukung untuk hanya memberikan ASI saja kepada anak kami.
Kami terpaksa mengijinkan perawat memberikan susu formula kepada azzam selama 3 hari di rumah sakit.
Saya sangat menyesal, tetapi saya terus berusaha agar tetap bisa menyusui azzam ke depannya.
Alhamdulillah, sesampainya di rumah, azzam dengan mudah belajar menyusu..

Manfaat ASI memang luar biasa.
Selain makanan yang paling lengkap zat gizinya, pemberian ASI juga meningkatkan kedekatan antara anak, ibu dan ayah.
Azzam jadi tidak mudah sakit, tidak rewel, dan tumbuh menjadi anak yang sehat. alhamdulillah.

Ketika memasuki fase makan makanan padat, saya berusaha menyiapkan sendiri makanan yang akan dinikmati oleh Azzam.
Meskipun kadang GTM (Gerakan Tutup Mulut), tetapi atas bantuan keluarga, semua dapat dilalui dengan mudah..

Berikut ini beberapa ekspresi makan azzam dan makanan hasil karya mama azzam..

Azzam dan Alpukat

Azzam dan Sayur Kukus

Azzam dan Ubi Ungu Kukus

Puding Nasi

Azzam Bulepotan

Puding Nasi Ikan 

Nasi Tim Telur Dadar

Jumat, 29 November 2013

Ulang Tahun di Bulan November

Bulan november memang istimewa. Banyak keluarga dan sahabat (termasuk suami) yang berulang tahun di bulan ini. Bahkan azzam pun lahir di bulan november..
Saya sebut satu-satu:
1. Harvyzal Azzam Mahbub Siregar
2. Suami tercinta Rizal Ma'ruf Amidy Siregar
3. Bapak tersayang Harsudi
4. Abang Mudzakkir Khotib Siregar
5. Abang Fatahuddin Aziz Siregar
6. Rodame Monitorir Napitupulu
7. Novi Sulistiyani Pratiwi
8. Parnando Soliaton Tambunan
9. Dinna Sabriani
dan masih banyak lagi...
maaf yang lupa belum disebut, doanya tetap sama.. Semoga umur yang diberikan berkah, sehat, bahagia dan sukses.. Amiin..

Eyang dan Azzam

Uwak godang

Uwak menek dan bang faiz

inanguda rodame dan bang mikal

tante novi

om nando

Ayah dan Azzam
Tante dinna dan suami (baju abu2)

Kamis, 28 November 2013

Azzam 1 tahun

Minggu, 17 November 2013

Alhamdulillah, betapa bersyukurnya kami (ayah dan mama) sebagai orang tua memilikimu sayang..
Selamat ulang tahun, semoga kamu tumbuh menjadi laki-laki yang sehat, pintar dan sholeh..
Jadilah laki-laki yang bersungguh-sungguh dalam kebaikan ya sayang..
Kami menyayangimu Harvyzal Azzam Mahbub Siregar..

Masih bobok pas mama berangkat ke sekolah
 Maaf ya sayang, hampir 3 bulan ini pertemuan kita tidak sebanyak dulu.. Dulu kamu bisa minta nenen kapanpun kamu mau. Selamaa hampir 3 bulan ini, kamu hanya menikmati asi dari sore sampai menjelang tidur saja sayang. Beberapa kali mama sempatkan pulang ketika jam istirahat pada saat berat badanmu turun banyak waktu itu.. Tapi semuanya ini, semoga yang terbaik untuk kita ya sayang..

Zoom In

Rabu, 26 Juni 2013

Jumat, 03 Mei 2013

Selasa, 09 April 2013

yang dinanti

azzam said:
"assalamualaikum....
namaku harvyzal azzam mahbub siregar.. aku lahir hari sabtu, 17 november 2012 pukul 08.15 di kota padangsidimpuan.. "

alhamdulillah,, setelah menunggu sekian lama akhirnya saya dan suami gembira luar biasa atas kelahiran bayi laki-laki, sehat, lucu, dan tampan.. doa kami semoga harvyzal azzam mahbub siregar tumbuh sehat, cerdas, sholeh.. amin..

proses yang luar biasa dan inshaalloh mendewasakan kami sebagai orang tua baru benar-benar membuat kami tak henti-hetiya mengucap syukur. penantian yang cukup lama sebelum akhirnya saya hamil. proses kehamilan yang alhamdulilah sehat dan menyenangkan, lebih disayang suami, orang tua, dan keluarga besar lainnya. proses kelahiran yang juga mendapat kemudahan dari Alloh dan dukungan dari keluarga yang luar biasa sayangnya.. tak lupa pengalaman di minggu-minggu awal menjadi ibu baru.. memang tak semua selalu berjalan mulus karena ada cucuran keringat dan air mata di dalamnya..

semoga kami senantiasa memberi yang terbaik dan menjaga dengan baik amanatmu ya Alloh..

Keunikan Masjid Syech Sulaiman Lubis Alkholidy

Assalamualaikum wr. wb. Senin, 13 juni 2016 saya dan rombongan melakukan perjalanan dari kota padangsidimpuan menuju kabupaten mandaili...