Sabtu, 25 Januari 2014

Info "2nd Giveaway by Dwiex'z Someo"

Sabtu pagi yang mendung.. Semoga tidak mengurangi semangat kita untuk beraktivitas ya.. Saya mau coba share info GiveAway mak dwi puspita.. Semoga bermanfaat..

Aku ingin menepati janji,,,
Janji mau ngadain GiveAway lagi,,,
Ini adalah kali kedua aku mengadakan GiveAway,,,
Semoga kalian para pembaca pada tertarik untuk ikutan,,,

Ada sedikit hadiah untuk kalian yang memenuhi syarat-syaratnya,,,
Hadiahnya apa?
Ada 2 lembar kain Batik Madura untuk 2 pemenang terpilih,,,
Dan pulsa 20 K untuk 2 pemenang terpilih berikutnya,,,
Total ada 4 pemenang,,,namun jika pesertanya tambah banyak,,,kemungkinan hadiah akan aku tambah,,,



Ini adalah salah satu contoh kain Batik Madura dari Pamekasan, untuk hadiahnya akan menjadi Surprize ya,,,^_^

Syaratnya simple,,,
1. Alamat pengiriman hadiah harus di Indonesia
2. Cukup jadi temanku (Blog, FB, Twitter)
3. Share GA ini sebanyak-banyaknya di sosmed milik kalian (Twitter/FB),,,jangan lupa cc ke aku ya,,,dan hastagnya #2ndgiveawaybydwiex'zsomeo
4. Ajak temanmu untuk mengikuti GA ini
5. Berikan komentar kamu, sebagai tanda peserta kalau kamu ikutan giveawayku
6. Pasang banner GiveAway ini di blog kamu
GiveAway ini berlangsung mulai hari ini sampai dengan tanggal 28 Februari 2014. dan Inshaa Allah akan diumumkan pemenangnya tanggal 10 Maret 2014.

Semoga kalian beruntung ya,,, ^_^

Keterangan lebih lanjut silahkan kunjungi ini

Kamis, 23 Januari 2014

Info "Giveaway on Ayun Qee Birthday"

diambil dari sini
Kebahagiaan itu ibarat mutiara yang memancarkan cahaya di setiap sisinya. Dan, setiap sisi memiliki cahaya berbeda, namun tetap indah.
Di hari ulang tahun Ayun Qee yang bertepatan pada 11 Januari (ada lagunya, lo…), Ayun ingin share dengan pembaca blognya tentang, "bahagia itu apa, sih? Aneh kan kalau kita mencari kebahagiaan, tapi tak mengerti apa arti bahagia. Hehehe…." ujarnya.
Ayun meminta pembaca untuk mendefinisikan arti bahagia menurut pembaca. Ayun juga meminta kepada pembaca untuk menyebutkan moment paling bahagia dalam hidup pembaca. Akan dipilih tiga tulisan paling unik dan inspiratif untuk mendapatkan masing-masing satu eksemplar novel Ayun yang baru terbit bulan lalu, #HamdımPiştimYandım. Novel akan dikirim ke alamat pemenang (bebas ongkir) di seluruh wilayah Indonesia. 




Ketentuan kuis sebagai berikut:
  1. Share info kuis ini. (Boleh via Facebook, Twitter, blog, dll).
  2. Follow akun @QurotulAyun
  3. Tulis jawabanmu maksimal 100 kata. Minimal? Nggak ada batas minimal. Tapi nggak mungkin juga, kan, kalau kalian cuma nulis satu kata? J
  4. Kirim ke email ayun_aq@yahoo.co.id (langsung tulis di body email)
  5. Mention di Twitter bahwa kalian sudah ngirim jawaban ke email tersebut.
  6. Jangan lupa doakan saya di hari ultah saya ini. (Ini nggak wajib, sih). *lol
Kuis ini berlangsung sejak 11–28 Januari 2014 jam 23.59. Pemenang akan diumumkan tanggal 1 Februari 2014.
Udah jelas, kan, infonya? Jika sudah, mari kita berbahagia.
Itu tadi informasi giveaway Ayun Qee yang saya tuliskan kembali. Oiya, selamat ulang tahun untuk Ayun Qee, semoga kebahagian selalu meliputi, dan sukses untuk karya-karyanya.. ^_^ 

Selasa, 21 Januari 2014

Bersikap Lembut dan Tawadhu

Tawadhu secara istilah adalah tunduk dan patuh kepada otoritas kebenaran, serta kesediaan menerima kebenaran itu dari siapa pun yang mengatakan nya, baik dalam keadaan ridha maupun marah. Tawadhu juga merendahkan diri dan santun terhadap manusia, dan tidak melihat diri memiliki nilai lebih dibandingkan hamba Alloh (manusia) yang lain nya. Orang yang berjiwa besar pasti memiliki sikap lembut dan tawadhu.

Tawadhu terdiri dari dua macam:

  1. Pertama: Tawadhu yang terpuji. Tawadhu yang terpuji adalah sikap merendahkan diri kepada Allah dan tidak berbuat semena-mena atau memandang remeh terhadap sesama.
  2. Kedua: Tawadhu yang tercela. Tawadhu yang tercela adalah sikap merendahkan diri dihadapan orang kaya dengan harapan mendapatkan sesuatu darinya. Orang yang berakal seharusnya menghindari sikap tawadhu yang tercela dan menerapkan tawadhu yang terpuji dalam setiap aspek kehidupan nya. Semoga setelah mengetahui hal ini kita bisa terhindar dari sikap tawadhu yang tercela. Aamiin. 

Salah satu kegiatan sebelum tidur yang saya lakukan bersama Azzam adalah bercerita. Kadang saya bercerita apa saja tentang saya dan ayahnya, ataupun bercerita dengan bantuan buku. Salah satu buku favorit saya untuk bercerita adalah “40 Kisah: Pengantar Anak Tidur”.

Pengantar Azzam Bobo.. :)

Satu kisah dalam buku ini sangat menarik bagi saya. Kisah tersebut menceritakan bagaimana Umar radhiyallahu’anhu dalam “Bersikap Lembut dan Tawadhu”.

Berikut ini kisahnya:

Suatu ketika, Umar radhiyallaahu’anhu pergi ke Syam ditemani budaknya. Karena sifat tawadhu dan kelembutannya, ia tidak serta merta selalu ingin dilayani oleh budaknya.  
Saat berjalan menunggang unta menuju Syam, beliau bergantian menunggangi unta dengan budaknya. Terkadang Khalifah Umar berada di atas unta, setelah itu berganti budaknya yang naik di atas unta, begitu seterusnya.  
Hingga suatu saat, mereka bertemu dengan Abu Ubaidah ibnul Jarrah, salah seorang yang diberitakan akan masuk surga. Abu Ubaidah mengatakan, “Wahai Amirul Mukminin, para pembesar negeri Syam akan keluar menemuimu. Alangkah tidak layaknya jika menyaksikanmu dalam kondisi seperti ini.”  
Akan tetapi Umar radhiyallahu’anhu menjawab, “Alloh telah memuliakan kita dengan agama Islam. Alloh adalah Mahalembut dan Dia menyukai kelembutan dalam segala sesuatu.”

Hikmah yang dapat diambil:

Menjadi pemimpin bukan berarti kita bisa sewenang-wenang kepada orang yang kita pimpin. Khalifah Umar telah mencontohkan kepada kita bagaimana bersikap kepada sesama manusia, walau dengan seorang budak sekalipun.

Memiliki sikap lembut dan tawadhu dalam diri kita, niscaya orang lain akan menghormati dan menyayangi kita.

“Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. Dan kesudahan (yang baik) itu adalah bagi orang-orangyang bertakwa.” (al-Qashash: 83)

Sabtu, 18 Januari 2014

Behind The Scene Resensi Buku Wonderful Husband: Menjadi Suami Disayang Istri

Tergabung dalam grup Komunitas Emak Blogger (KEB) merupakan pengalaman yang luar biasa. Saya mendapatkan banyak informasi mengenai hal-hal baru, cerita tentang parenting, masak memasak, travelling dan masih banyak lagi. Saya mengikuti KEB ini, atas ajakan sahabat saya yaitu mak Rodame Napitupulu. Dia juga salah satu inspirator saya dalam dunia tulis menulis.

Pada suatu hari, Saya melakukan Blogg Walking (BW) ke blog2 emak2 member KEB. Sampailah ke blog Ibu Ida Nur Laela. Membaca satu tulisan beliau, saya tergerak untuk terus-terus menjelajahi setiap judul blognya. Akhirnya saya sampailah di tulisan “Lelaki yang Selalu Memberi Lebih”. Saya senang sekali dengan tulisan itu. Tulisan tersebut merupakan hadiah ulang tahun bu Ida untuk sang suami tercinta. Dan ternyata, di akhir tulisan, bu Ida membuat pertanyaan untuk pembaca. Pembaca bisa berkontribusi menjawab pertanyaan tersebut melalui kolom komentar. Pertanyaan ini berhadiah lho.. Hadiahnya adalah sebuah buku karangan Bapak Cahyadi Takariawan (suami bu Ida) yang berjudul Wonderful Husband: Menjadi Suami Disayang Istri untuk komentar terbaik pilihan pemilik blog.
  
Hmm,, akhirnya saya tergerak juga berkomentar. Bukan karena saya pengen menang dan pengen mendapat hadiah buku. Tidak, tidak hanya itu. Semenjak mulai bergabung di KEB, saya memang lebih sering meninggalkan komentar di blog yang saya baca dan menarik bagi saya. Jadi, motivasi saya sebenarnya untuk menambah teman di dunia per-blogger-an. Hehe.

Pengumuman pemenang dilakukan kira-kira dua minggu setelah posting dilakukan. Hari itu, ketika saya iseng-iseng kepo akun facebook bu ida, ternyata ada pengumuman komentar yang terpilih. Dan ternyata nama saya tercantum di pengumuman itu. Alhamdulillah. Alloh memberikan rizki berupa buku yang inshaAlloh penuh manfaat. Segera setelah itu saya hubungi ibu Ida melalui akun twitter untuk mengirimkan alamat saya.

Pengumuman Komentar Terbaik

Tidak lama setelah saya mengirimkan alamat, ibu Ida segera mengirimkan buku tersebut. Hari berganti hari. Sampai hitungan minggu, hingga akhirnya bu Ida menanyakan apakah bukunya sudah sampai atau belum. Saya juga menunggu dengan harap-harap cemas. Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu tiba, buku yang ditunggu-tunggu datang ke kantor saya. Alhamdulillah. Namun, saya terkejut, ternyata ibu Ida mengirimkan dua amplop. Saya buka satu-satu, isinya buku yang sama. Satu buku sudah dibuka dan ada pesan serta tanda tangan penulis. Satu buku lagi masih di dalam plastik. Segera saya hubungi ibu Ida, ternyata eh ternyata. Karena kiriman lama tidak sampai sampai, akhirnya bu Ida mengirim ulang. Jadilah hadiah buku yang saya terima adalah dua eksemplar.

Bu Ida berpesan kalau buku satu lagi boleh dihadiahkan kepada teman. Teman kantor saya, ibu Maya tertarik dengan buku itu. Jadilah buku satu lagi saya hadiahkan untuk bu Maya dan suami. Semoga bermanfaat ya ibu..

Alhamdulillah, terima kasih bu Ida...


Setelah buku datang, saya segera lembur untuk membaca dan memahami isi buku. Kemudian saya mencoba mengikuti Give Away yang diadakan oleh bu Ida yaitu Give Away Resensi Buku Wonderful Husband. Melalui proses panjang melawan kemalasan, akhirnya jadilah Resensi Buku Wonderful Husband:Menjadi Suami Disayang Istri. Semoga resensi yang saya buat bermanfaat. Minimal untuk saya sendiri. Syukur-syukur kalau juga bisa bermanfaat juga untuk pembaca. Aamiin.

Jumat, 17 Januari 2014

Resensi Buku "Wonderful Husband: Menjadi Suami Disayang Istri"



Judul Buku: Wonderful Husband: Menjadi Suami Disayang Istri
Penulis: Cahyadi Takariawan
ISBN: 978-602-1680-03-2
Penerbit: Era Adicitra Intermedia
Ketebalan: 2 cm, 314 halaman
Ukuran: 15 x 21 cm
Harga Buku: Rp 55.000

Blurb
Setiap istri pasti mendambakan suami yang ideal. Ideal bukan berarti sempurna. Ideal adalah proses dan usaha “menjadi”, bukan “hasil jadi”. Buku ini mengajak para suami untuk senantiasa memperbarui makna janji, ikrar, ikatan, dan akad saat prosesi pernikahan, agar menjadi suami ideal, suami yang sayang istri, suami yang disayang istri.

*****

Setiap istri pasti mendambakan suami yang ideal. Begitu juga saya dan jutaan istri yang ada di Indonesia juga menginginkan hal yang sama. Namun, apakah anda tahu, apa ideal itu? Bagaimanakah seseorang tersebut bisa disebut suami ideal?

Sebelum lebih jauh, coba kita telaah definisi ideal menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Ideal artinya sangat sesuai dengan yang dicita-citakan atau diangan-angankan atau dikehendaki. Dari situ kita tahu bahwa suami ideal adalah pasangan hidup (suami) dengan karakter yang sangat sesuai dengan yang dicita-citakan atau diangan-angankan atau dikehendaki. Namu coba kita cermati penggalan kalimat dalam buku wonderful Husband berikut ini:

“Saat seorang wanita memutuskan untuk menikah dan ia berharap mendapatkan suami ideal adalah sebuah kemustahilan. Sungguh, ia hanya akan menikah dengan seorang lelaki biasa saja yang bersedia melakukan pembelajaran bersama serta berproses bersama menuju kepada kondisi ideal yang diharapkan.

Karena itulah, Pak Cah membuat istilah yang lebih simpel, yaitu wonderful husband. Selanjutnya, bilamanakah seorang suami bisa disebut wonderful husband? Terdapat sembilan karakter wonderful husband atau karakter suami yang disayang istri yang secara mendetail dijabarkan dalam buku wonderful Husband. Secara singkat, berikut ini saya berikan bocorannya:

1.       Mampu memimpin keluarga dengan cinta

Ilustrasi suami penuh cinta

Suami perlu memiliki keterampilan memimpin dan melandasinya dengan perasaan cinta agar kepemimpinan menjadi menyenangkan bagi semua pihak. Memimpin tidak sama dengan memerintah, memaksa, mendominasi, dan menguasai. Memimpin adalah mengarahkan, melayani, memberi, menyantuni, membersamai, memahami, dan mengembangkan semua potensi kebaikan.

2.       Mampu menundukkan ego
Dalam rumah tangga, ada saatnya suami dan istri bertengkar. Untuk segera mengakhiri pertengkaran, keduanya harus saling mengalah, menundukkan ego, segera meminta maaf, dan mengakui kesalahan di hadapan pasangan.

3.       Selalu berusaha membahagiakan istri
Jadilah suami yang mampu membahagiakan istri sehingga istri akan dengan senang hati memberikan bantuan tanpa diminta. Apa pun diberikannya demi sang suami. Istri merasa nyaman dan tenang sehingga suami akan lebih optimal dalam menunaikan berbagai macam kegiatan dalam kehidupan.

4.       Fokus mengingat kebaikan istri
Kebiasaan menggunakan standar beda atau ganda dalam menilai perbuatan orang lain dengan perbuatan diri sendiri mengakibatkan kita mudah menyalahkan orang lain atas perbuatannya. Tetapi disaat kita sendiri melakukan perbuatan sama, ternyata kita menjadi sangat pemaaf.

5.       Memahami kondisi istri
Pemahaman yang mendalam tentang berbagai perubahan pasangan akan memunculkan suasana saling percaya di antara mereka. Tidak ada sesuatu yang muncul secara tiba-tiba karena setiap bentuk perubahan sekecil apa pun telah diketahui bersama.

6.       Menjadi teladan dalam kebaikan

Ayah merokok, jadi jangan hanya salahkan anak jika kelak anak juga merokok

Suami harus memberikan keteladanan dalam bentuk perbuatan nyata kepada keluarga. Hal yang penting lainnya adalah ia perlu memiliki sikap hidup yang positif, cara berfikir positif, serta kebersihan hati. Adanya ketiga hal tersebut di atas, akan lebih mudah bagi seluruh anggota keluarga meneladani kepemimpinannya.

7.       Memelihara kesetiaan
Ada banyak jebakan cinta yang mendorong seseorang mewujudkan perbuatan selingkuh. Karena itu, waspadalah, dan mulailah dengan menjernihkan logika, membersihkan hati, jadikan rumah sebagai pengontrol, mendekatlah ke pasangan juga anak-anak, dan jangan lupakan untuk menyempatkan refreshing berdua dengan pasangan.

8.       Selalu tampil young and fresh
Seperti kantor atau organisasi tempat Anda beraktivitas, rekan-rekan dan sahabat menuntut Anda untuk memberikan tenaga segar, pikiran jernih, dan dedikasi yang tinggi serta selalu tampil ceria dan elegan. Begitu pula istri dan anak-anak, mereka juga berhak mendapatkan Anda sebagai suami atau ayah dalam keadaan selalu segar dan bergairah saat di rumah.

9.       Memberikan yang terbaik
Tidak layak suami memberikan semua hal sisa kepada istri karena hal terbaik sudah dihabiskan untuk mengurus pekerjaan. Waktu, perhatian, dan fasilitas terbaik untuk mengurus pekerjaan. Dampaknya, ia tinggal memiliki tenaga, waktu, perhatian, bahkan fasilitas sisa untuk keluarga.

Dalam buku wonderful Husband, Pak Cah mengajak para suami untuk memperbarui motivasi dan menguatkan kembali makna ikatan dengan istri. Karena proses pernikahan yang sakral pada hakikatnya adalah sebuah ikrar dan perjanjian agung atas nama Tuhan, diresmikan oleh negara, disaksikan orang tua, keluarga, kerabat, sahabat, tetangga dan sanak saudara.

Dalam kehidupan keluarga, semua pihak saling memberikan pengaruh baik positif maupun negatif. Jadi, jika menghendaki suami ideal, maka istri harus membantu suami untuk selalu berproses menuju kondisi ideal.

Bagaimana caranya?
Pertama, berikan kepercayaan kepada suami.
Kedua, hindari bentuk kalimat negatif dalam menyampaikan keinginan.
Ketiga, gunakan kalimat positif untuk mendorong suami agar selalu berproses menuju kebaikan.


Perlu diingat:
  • Wonderful husband hanya akan didapatkan dalam sebuah keluarga yang seluruh anggotanya seiya sekata. Mereka saling melengkapi, saling menguatkan, saling mengisi, saling memberi, saling menasihati, saling menjaga, dan tentu saja saling memahami semua proses menuju kondisi ideal yang diidamkan.
  • Buku Wonderful Husband sangat cocok baik untuk laki-laki atau perempuan lajang, pasangan pengantin baru maupun pasangan pengantin lama. Karena  buku ini memberikan gambaran bahwa perlu sebuah proses panjang untuk mencapai kondisi ideal yang diharapkan ada pada suami. Dan untuk mencapainya, peran serta seluruh anggota keluarga juga diperlukan di sana.
  • Buku Wonderful Husband sangat cocok untuk kado (hadiah) baik ulang tahun, pernikahan, maupun ulang tahun peernikahan. Karena di halaman awal terdapat kolom kosong untuk diisi oleh pemberi hadiah.
Buku ini saya hadiahkan untuk: .....

Artikel ini diikutkan dalam:

Senin, 06 Januari 2014

Pertolongan Pertama Pada Diare

Diare seringkali dialami oleh bayi, anak-anak, maupun orang dewasa. Diare sendiri merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan buang air besar encer dan cair serta terjadi lebih dari 3 kali dalam sehari. Penderita diare yang terus menerus tanpa pertolongan memadai rentan mengalami dehidrasi (kekurangan cairan tubuh) dan bahkan dikhawatirkan akan kekurangan nutrisi.

Kita terkadang akan panik atau bingung harus berbuat apa jika mendapati bayi atau anak-anak mengalami diare. Namun, panik bukan solusi yang tepat ketika menghadapi bayi atau anak yang diare. Ketika mengetahui anak mengalami diare, kita harus segera melakukan tindakan pertolongan pertama sebelum anak dibawa ke bidan atau ke dokter.


Pertolongan yang bisa dilakukan antara lain:
ü  Untuk bayi yang masih minum ASI, berikan ASI lebih sering.
ü  Berikan elektrolit kepada bayi agar mendapatkan elektrolit pengganti.
Jika tidak tersedia cairan elektrolit, “elektrolit rumahan” bisa dibuat dari air masak, gula, dan garam.
ü  Tempe mengandung zat alami penghenti diare. Untuk bayi, siapkan tempe dalam bentuk tepung agar mudah mencampurnya dengan makanan bayi.

Nah, ternyata pertolongan pertama diare bukan panik ya. Hehe. Selalu sedia cairan elektrolit dan tepung tempe di rumah untuk pertolongan pertama diare. Kalau begitu, simak resep membuat “elektrolit rumahan” dan tepung tempe berikut ini.

“Elektrolit Rumahan” Air – Gula – Garam
Untuk 100 mL

Bahan:
·         100 mL air masak
·         2 sdt gula pasir
·         3 sdt garam

Cara membuat:
Campurkan bahan, aduk hingga gula pasir dan garam larut.

Tepung Tempe
Untuk 100 g tepung tempe

Bahan:
250 g tempe (matang sempurna, tidak busuk)

Cara membuat:
1.       Panaskan oven pada sushu 1400 C. Siapkan loyang kue kering.
2.       Potong tempe setipis mungkin. Atur tempe berjajar di atas loyang. Panggang dalam oven hingga kering. Jika perlu, balik tempe, lalu masukkan lagi ke dalam loyang. Sisihkan tempe hingga dingin.

3.       Haluskan tempe dengan blender. Simpan dalam wadah bersih bertutup rapat.

Sumber: 
Wied Harry Apriadji "Makanan Bayi Sehat Alami"

Sabtu, 21 Desember 2013

Sepenggal Kisah "Kriminolog" Kami

Saya masih ingat 3,5 tahun yang lalu sekitar bulan Juni/Juli saya agak lupa tepatnya. Saat itu adek masih di Bogor menempuh pendidikan di Departemen Ilmu Tanah IPB semester 2. Adek menelpon saya, bercerita bahwa dia diterima di Departemen Kriminologi melalui jalur SIMAK UI. Saya sangat senang sekaligus kaget, karena saya, ibu, maupun bapak tidak tahu kalau adek ikut ujian SIMAK UI. Waktu itu mungkin dia ragu apakah masih mau meneruskan di IPB atau memulai dari awal di UI. Saya, ibu, dan bapak saat itu juga memberikan saran, jika memang menjadi "kriminolog" adalah "jiwa" nya maka keputusan memulai kuliah dari awal inshaAlloh keputusan yang terbaik.

3,5 tahun kemudian..
Rabu, 18 Desember 2013 
Selesai sholat maghrib berjamaah di mushola, ibu mendapati ada "miss call" dari adek di ponselnya. Setelah membuka mukena, ibu menelpon balik sekedar mengabarkan ada apa gerangan adek telpon maghrib-maghrib. Ternyata adek memberikan kabar gembira bahwa dia baru saja lulus ujian sidang skripsi dengan nilai A. Sontak ibu terkaget, dengan terus mengucap syukur ibu mendengarkan cerita adek mengenai proses persidangan yang dilaluinya tadi. Sambil mendengarkan cerita adek, saya memanggil bapak yang sedang bermain dengan azzam. Bapak sangat kaget sekaligus senang hingga ada air mata di pelupuk matanya. Kami semua malam itu tak putus-putusnya berucap syukur.

Selamat ya dek..

Saya dan keluarga di rumah memang tidak tahu sebelumnya kalau hari ini adek akan menjalani ujian sidang. Karena itu betapa kagetnya sekaligus senangnya kami mendengar kabar bahagia ini.Adek ternyata lulusan pertama di Departemen Kriminologi Universitas Indonesia angkatan 2010. Padahal kami masih ingat, sekitar bulan November kemaren adek baru saja menjalani sidang untuk outline skripsinya. Alhamdulillah, betapa Allah banyak memberikan kemudahan di setiap proses yang kamu jalani dek.

Selamat atas kelulusanmu, semoga ilmu yang didapatkan bermanfaat bagi semua. Kriminologi lingkungan, sesuatu yang mungkin belum banyak tersentuh oleh masyarakat. Semoga sukses menyambutmu setelah ini. Tetap semangat untuk menulis, karena kaulah salah satu inspirasi yang mendorong saya agar mencoba menulis. Sekali lagi, saya bangga dengan karya-karya yang kamu hasilkan selama 3 tahun ini. 5 buku dan banyak artikel di media cetak maupun online, merupakan awal dari kesuksesanmu. Semoga Allah memudahkan tiap langkah yang kamu tempuh untuk mencapai cita-cita.

_Ibu, Bapak, Mbak, Abang, dan Azzam bangga_

Buku-buku Adek


Keunikan Masjid Syech Sulaiman Lubis Alkholidy

Assalamualaikum wr. wb. Senin, 13 juni 2016 saya dan rombongan melakukan perjalanan dari kota padangsidimpuan menuju kabupaten mandaili...