Sabtu, 21 Desember 2013

Sepenggal Kisah "Kriminolog" Kami

Saya masih ingat 3,5 tahun yang lalu sekitar bulan Juni/Juli saya agak lupa tepatnya. Saat itu adek masih di Bogor menempuh pendidikan di Departemen Ilmu Tanah IPB semester 2. Adek menelpon saya, bercerita bahwa dia diterima di Departemen Kriminologi melalui jalur SIMAK UI. Saya sangat senang sekaligus kaget, karena saya, ibu, maupun bapak tidak tahu kalau adek ikut ujian SIMAK UI. Waktu itu mungkin dia ragu apakah masih mau meneruskan di IPB atau memulai dari awal di UI. Saya, ibu, dan bapak saat itu juga memberikan saran, jika memang menjadi "kriminolog" adalah "jiwa" nya maka keputusan memulai kuliah dari awal inshaAlloh keputusan yang terbaik.

3,5 tahun kemudian..
Rabu, 18 Desember 2013 
Selesai sholat maghrib berjamaah di mushola, ibu mendapati ada "miss call" dari adek di ponselnya. Setelah membuka mukena, ibu menelpon balik sekedar mengabarkan ada apa gerangan adek telpon maghrib-maghrib. Ternyata adek memberikan kabar gembira bahwa dia baru saja lulus ujian sidang skripsi dengan nilai A. Sontak ibu terkaget, dengan terus mengucap syukur ibu mendengarkan cerita adek mengenai proses persidangan yang dilaluinya tadi. Sambil mendengarkan cerita adek, saya memanggil bapak yang sedang bermain dengan azzam. Bapak sangat kaget sekaligus senang hingga ada air mata di pelupuk matanya. Kami semua malam itu tak putus-putusnya berucap syukur.

Selamat ya dek..

Saya dan keluarga di rumah memang tidak tahu sebelumnya kalau hari ini adek akan menjalani ujian sidang. Karena itu betapa kagetnya sekaligus senangnya kami mendengar kabar bahagia ini.Adek ternyata lulusan pertama di Departemen Kriminologi Universitas Indonesia angkatan 2010. Padahal kami masih ingat, sekitar bulan November kemaren adek baru saja menjalani sidang untuk outline skripsinya. Alhamdulillah, betapa Allah banyak memberikan kemudahan di setiap proses yang kamu jalani dek.

Selamat atas kelulusanmu, semoga ilmu yang didapatkan bermanfaat bagi semua. Kriminologi lingkungan, sesuatu yang mungkin belum banyak tersentuh oleh masyarakat. Semoga sukses menyambutmu setelah ini. Tetap semangat untuk menulis, karena kaulah salah satu inspirasi yang mendorong saya agar mencoba menulis. Sekali lagi, saya bangga dengan karya-karya yang kamu hasilkan selama 3 tahun ini. 5 buku dan banyak artikel di media cetak maupun online, merupakan awal dari kesuksesanmu. Semoga Allah memudahkan tiap langkah yang kamu tempuh untuk mencapai cita-cita.

_Ibu, Bapak, Mbak, Abang, dan Azzam bangga_

Buku-buku Adek


Jumat, 20 Desember 2013

Selamat Datang Musim Penghujan

Wilayah Kendal dan sekitarnya mulai diguyur hujan selama sepekan ini. Hujan turun baik di pagi hari ketika saya hendak berangkat ke kantor maupun sore hari ketika saya pulang dari kantor. Bahkan ketika hendak sholat dzuhur ke masjid pondok (kebetulan kantor saya di kawasan pondok pesantren) rintik hujan pun menemani perjalanan saya. Sebelum turun hujan, langit di atas tempat saya bernaung berubah warna menjadi lebih gelap, tiupan angin menyejukkan, serta tak jarang suara petir juga meramaikan suasana musim penghujan ini. 

Tanda-tanda Hujan Akan Turun
Saya sangat menyukai suasana hujan. Aroma khas tanah yang terguyur air hujan dan air yang mengalir ke permukaan bumi bagi saya itu adalah rizki yang Allah turunkan untuk manusia dan makhluk lain di muka bumi.
Jadi tidak hanya manusia yang mendapatkan berkah dengan datangnya musim hujan. Saya melihat ketika turun hujan pertama di musim ini, daun-daun bersemi, segar, seperti ketika kita menghabiskan segelas air putih saat berbuka puasa. Tidak hanya itu, hewan-hewan kecil, seperti laron, jangkrik bahkan walang sangitpun ikut berpesta merayakan turunnya hujan. Subhanallah..

Pulang Kantor Diiringi Hujan

Ketika hujan turun, saya teringat kebiasaan saya waktu kecil yang gemar sekali main hujan-hujanan. Saya tidak peduli apakah saya akan demam setelah hujan-hujanan atau tidak, yang saya mengerti saat itu, saya senang ketika hujan turun. Saat hujan turun, saya sudah siap dengan payung kecil saya, tanpa alas kaki, namun sudah menyiapkan perahu kertas untuk dialirkan di sungai irigasi dekat rumah kami. Bahkan ketika tidak membuat perahu kertas pun saya tetap menikmati saat-saat bermain dengan air hujan. Makanya ketika saya melihat di depan kantor saya banyak santri yang bermain sepak bola waktu hujan, saya tersenyum dalam hati dan bergumam, betapa bahagianya mereka.

Area Bermain Sepak Bola untuk Para Santri

Dari situ saya berfikir, jika Azzam sudah besar nanti dan dia inggin juga main hujan-hujanan, saya tidak akan melarangnya. Saya ingin azzam bisa menikmati senangnya bermain air hujan seperti mamanya dulu waktu kecil. Bermain saat hujan juga bisa membantu anak belajar fenomena alam. Tetapi untuk ibu, jangan lupa ajak mandi ananda agar bebas dari kuman berbahaya. Selamat menyambut musim penghujan.. :)

Kamis, 19 Desember 2013

Badan Segar, Kantukpun Menjauh dengan Jus Buah Segar

Bagaimana manfaat yang dirasakan setelah 3 hari rutin minum jus di pagi hari?
Badan terasa segar, lebih fit dan tidak mengantuk. Yang terakhir ini sangat membatu saya. Maklum, jam kerja di kantor mengharuskan saya sudah sampai kantor pukul 05.15. Rutinitas yang saya kerjakan ketika sampai di kantor adalah membersihkan dan merapikan tempat kerja (meja) saya, sarapan, menyiapkan materi mengajar, melakukan evaluasi pembelajaran, mengajar dan masih banyak lagi kegiatan yang harus saya kerjakan hingga pukul 16.15 tiba. Dengan jam kerja yang panjang tersebut, sering saya merasa kantuk pada jam-jam kritis. Misalnya setelah sarapan dan setelah makan siang. hehe
Alhamdulillah tiga hari ini kantuk tidak melanda saya di tempat kerja. Saya langsung berasumsi bahwa ini dikarenakan saya minum jus buah segar setelah bangun tidur sebelum berangkat ke kantor. Semoga ke depannya dengan rutin minum jus di pagi hari saya menjadi semakin sehat dan bersemangat di kantor. Oh iya, saya mau share jus yang saya minum dua hari terakhir ini:
1. Jus Wortel, Tomat, Yoghurt Strawberry
Bahan: 
  • 1 buah wortel ukuran sedang, 
  • 1 buah tomat buah ukuran sedang, 
  • 150 mL yoghurt strawberry, 
  • 200 mL air mineral
Cara Membuat:
  • kupas dan cuci bersih buah dan sayur, 
  • potong-potong buah dan sayur, 
  • masukkan buah dan sayur potong ke dalam gelas blender,
  • masukkan juga yoghurt dan air mineral,
  • proses hingga halus
  • segera minum 
Jus Wortel, Tomat, Yoghurt Strawberry

2. Jus Wortel, Mentimun, Jeruk Peras, Yoghurt Strawberry, Oat
Bahan: 
  • 1 buah wortel ukuran sedang,
  • 1 buah mentimun ukuran sedang
  • 2 buah jeruk peras ukuran kecil
  • 150 mL yoghurt srawberry
  • 1 sdm oat instan
  • 100 mL air mineral
Cara Membuat: 
  • kupas dan cuci bersih buah dan sayur, 
  • potong-potong buah dan sayur, 
  • masukkan buah dan sayur potong ke dalam gelas blender,
  • masukkan juga yoghurt, oat dan air mineral,
  • proses hingga halus
  • segera minum 
Jus Wortel, Mentimun, Jeruk Peras, Yoghurt Strawberry, Oat

Rabu, 18 Desember 2013

Segarnya Jus Apel, Wortel, Jeruk Peras

Ini jus pertama saya setelah berniat rutin minum jus buah. 
Jus Apel, Wortel, dan Jerus Peras.

Bahan-bahan: 
1 buah apel merah kupas
1 wortel ukuran sedang, kupas
2 buah jeruk peras
1 gelas belimbing air mineral.

Cara Membuat:
1. Siapkan semua bahan sesuai resep.
2. Cuci bersih buah dengan air mengalir.
3. Potong-potong buah, masukkan buah ke dalam gelas blender
4. Proses hingga halus. Sajikan segera.

Jus Apel+Wortel+Jeruk Peras



Menuju Sehat dengan Sarapan Buah

Ada yang salah dengan pola makan saya beberapa waktu terakhir. Ini  saya lihat dari berat badan yang semakin lama semakin naik. Ketika ibu  menyusui (busui) lain semakin lama semakin melangsing karena menyusui, tidak berlaku untuk saya. Karena saat ini berat badan saya mendekati berat badan ketika hamil 7 bulan. :(
Semenjak melahirkan dan menjadi full time mother, berat badan saya naik 2 kg. Sedangkan ketika aktif bekerja, berat badan bukannya turun malah naik lagi.. *sigh* Saya menyadari saya bukan orang yang disiplin dalam mengatur pola makan dan olahraga. Suatu ketika melikat anak-anak SD bermain sepeda, saya jadi rajin bersepeda kemana-mana. Ketika teman-teman rajin lari, saya sibuk mempersiapkan diri untuk memulai
lagi kebiasaan lari saya dulu. daan hanya beberapa kali saja saya lari pagi, sisanya saya malah "lari dari kenyataan" hahaha. Terakhir ketika teman-teman di dunia maya heboh membuat smoothing dan jus, saya juga berkeinginan untuk mencobanya.
Alasan kenapa saya ingin mencoba mengikuti tren minum jus tiap pagi, karena saya menyadari pola makan saya memang kurang bagus. Saya cepat lapar, saya makan banyak, dan saya makan segala yang pengen dimakan.. hiks. Pola makan yang tidak bagus dan ditambah dengan jarang olahraga membuat berat badan saya semakin lama semakin naik. Saya merasa tidak segesit dulu dalam bergerak karena kelebihan berat badan.
Minum jus buah di pagi hari juga dilakukan oleh orang-orang yang menerapkan pola makan food combining. Pelaku food combing disarankan mengonsumsi buah segar karena hal ini sesuai dengan ritme sirkadian. Dalam bukunya 'Mitos dan Fakta Kesehatan', pakar Food Combining Erikar Lebang memberikan penjelasan seperti berikut ini:

  • Pukul 12.00 hingga 20.00, adalah waktunya tubuh mencerna dan menyerap bahan makanan sesuai dengan kebutuhannya.
  • Pukul 20.00 hingga 04.00, adalah waktunya tubuh memproses makanan yang telah Anda makan pada siang hingga pukul delapan malam dan menggunakannya sesuai dengan keperluan.
  • Pukul 04.00 hingga 12.00, adalah waktunya 'sisa proses' makanan itu dibuang dari tubuh dalam bentuk kotoran, urine, keringat atau napas.

Saat ini, saya belum benar-benar menerapkan food combining, tetapi saya ingin mulai dari sarapan buah dulu. Semoga bisa rutin. Untuk menyemangati kebiasaan baik ini, saya berencana untuk menuliskan perkembangan program menuju food combining ini.


Selasa, 17 Desember 2013

Belajar Menabung Sejak Dini

Ketika usia azzam memasuki 11 bulan, eyang uti membelikan "celengan". Celengan ini terbuat dari plastik jadi ringan dan tidak mudah pecah. Eyang uti memilih celengan plastik agar azzam tidak keberatan waktu mengangkatnya.Celengan ini selain berfungsi untuk menyimpan uang juga  digunakan untuk mainan azzam. Eyang memilih celengan berbentuk ayam  dan kucing. 
Azzam sangat senang sekali memiliki celengan baru. Setiap kali eyang  kakung, eyang uti, mama atau ayahnya memberi uang dia langsung mencari  celengan plastiknya. Terkadang jika eyang memberi 5 buah uang koin Rp  500 azzam marah ketika uang tersebut sudah masuk semua ke dalam  celengan. Mungkin dia masih ingin memasukkan koin-koin yang lain ke  dalam celengan kesayangannya ini. 
Diantara dua celengan tersebut, azzam lebih suka celengan kucing daripada celengan ayam. Azzam lebih suka celengan kucing mungkin  karena azzam memang lebih suka kucing ketimbang ayam. Mungkin juga karena posisi lubang untuk memasukkan uang di celengan kucing lebih strategis dibandingkan celengan ayam.
Saya senang dan mendukung dengan hobby baru azzam ini karena selain untuk melatih motorik halusnya juga untuk mengenalkan azzam tentang uang. Kami mengenalkan azzam tentang uang sejak dini bukan supaya anak konsumtif. Tapi supaya azzam belajar apresiasi tentang uang. 

"Ma, mana koinnya.. Azzam mau ngasih makan kucing"

Kamis, 05 Desember 2013

ASI dan MP-ASI Azzam

Menjadi seorang ibu merupakan cita-cita terbesar seorang perempuan.
Tidak terkecuali saya.
Setelah menikah, saya menjadi sering belajar dan membaca buku maupun artikel mengenai kehamilan, pola asuh dan tumbuh kembang anak.
Terlebih ketika tahu bahwa saya akhirnya hamil setelah menunggu selama 8 bulan. hehe.. alhamdulillah..
Semangat saya untuk belajar semakin tinggi.
Saya juga selalu mendiskusikan dengan suami tentang hal-hal yang baru saja saya pelajari.
Misalnya, tentang ASI (Air Susu Ibu).
Mulai dari membaca artikel, ikut milis, follow twitter, sampai beli buku mengenai ASI juga saya lakukan.
Semakin banyak belajar, kami sepakat bahwa akan memberikan ASI secara eksklusif 6 bulan kepada anak kami nanti.

Waktu yang dinanti tiba, anak kami lahir, dan kondisi waktu itu tidak mendukung untuk hanya memberikan ASI saja kepada anak kami.
Kami terpaksa mengijinkan perawat memberikan susu formula kepada azzam selama 3 hari di rumah sakit.
Saya sangat menyesal, tetapi saya terus berusaha agar tetap bisa menyusui azzam ke depannya.
Alhamdulillah, sesampainya di rumah, azzam dengan mudah belajar menyusu..

Manfaat ASI memang luar biasa.
Selain makanan yang paling lengkap zat gizinya, pemberian ASI juga meningkatkan kedekatan antara anak, ibu dan ayah.
Azzam jadi tidak mudah sakit, tidak rewel, dan tumbuh menjadi anak yang sehat. alhamdulillah.

Ketika memasuki fase makan makanan padat, saya berusaha menyiapkan sendiri makanan yang akan dinikmati oleh Azzam.
Meskipun kadang GTM (Gerakan Tutup Mulut), tetapi atas bantuan keluarga, semua dapat dilalui dengan mudah..

Berikut ini beberapa ekspresi makan azzam dan makanan hasil karya mama azzam..

Azzam dan Alpukat

Azzam dan Sayur Kukus

Azzam dan Ubi Ungu Kukus

Puding Nasi

Azzam Bulepotan

Puding Nasi Ikan 

Nasi Tim Telur Dadar

Sayur Daun Ubi Tumbuk

liburan kali ini memang sangat berkualitas.. 
selain bisa main dengan anak dan bincang2 dengan suami, saya juga bisa masak masakan khas mandailing yang sudah lama saya dan suami tidak menikmatinya.. tada.... 
yap, sayur daun ubi tumbuk..
awalnya tidak berniat memasak sayur ini, tetapi ketika lihat daun ubi yang segar dan memes.. 
hmm.. apa ya bahasa indonesia memes??
jadi muncul ide untuk masak sayur daun ubi tumbuk saja.
untuk membuat masakan lezat ini bahan baku utama yang diperlukan adalah daun singkong..
ada beberapa versi masakan ini, ada yang memasaknya menggunakan bumbu cabai.
ada juga yang memasaknya tanpa cabai yang di kota padangsidimpuan sering disebut "gulai manis"..

yap,, gulai manis daun ubi tumbuk versi mama azzam kali ini dibuat agar satu keluarga bisa makan..
artinya azzam juga bisa makan karena tidak pedas..

bahan-bahan yang dibutuhkan:
daun singkong, siangi
telur puyuh rebus, kupas
bawang putih
bawang merah
batang sereh
daun salam
lengkuas
garam
sedikit gula pasir (jika suka)
santan

cara masaknya:
1. daun singkong yang sudah disiangi dan dicuci ditumbuk menggunakan lumpang batu
2. bawang merah, bawang putih garam dan gula pasir dihaluskan
3. memarkan batang sereh dan lengkuas
4. siapkan air santan, rebus bersama bumbu halus dan bumbu yang sudah dimemarkan
5. jika sudah mendidih masukkan telur puyuh dan daun ubi yang sudah ditumbuk
6. aduk agar santan tidak pecah
7. masak sampai daun ubi tidak berbau langu lagi
8. sayur manis daun ubi tumbuk siap disajikan

inilah penampakannya..
Sayur daun ubi tumbuk
Penampakannya memang kurang menarik karena tidak sempat menyusun dengan rapi di mangkuk, tp rasanya.. hmm sedaap.. Meskipun jika ditambah rimbang dan bunga kecombrang akan lebih sedap.. 

Sabtu, 30 November 2013

"sego meteng"

"Sego meteng" nama yang unik untuk sebuah makanan. Jika diartikan dalam bahasa Indonesia artinya "nasi hamil". Mendengar namanya saja saya sudah penasaran.. Hmm seperti apa bentuknya.. Beginilah penampakan dari "sego meteng"..

"sego meteng"
Makanan khas dari daerah weleri (Kendal) ini merupakan modifikasi antara arem-arem dan nasi megono khas pekalongan. "sego meteng" terdiri dari nasi yang diisi dengan lauk, dibungkus daun pisang dan dikukus. Lauknya pun hampir menyerupai megono, yaitu urap nangka muda, kacang tolo, tahu, dan bahan lain yang bisa disesuaikan dengan selera masing-masing.
"sego meteng" cocok untuk menu sarapan karena porsinya yang kecil jadi tidak terlalu berat untuk makan pagi. Namun, beberapa angkringan di daerah weleri dan sekitarnya yang buka pada malam hari menyediakan juga "sego meteng". Jadi, bagi yang melewati daerah weleri pada malam hari bisa menikmati "sego meteng" sebagai salah satu alternatif kuliner malam.. selamat mencoba.. 

Jumat, 29 November 2013

Ulang Tahun di Bulan November

Bulan november memang istimewa. Banyak keluarga dan sahabat (termasuk suami) yang berulang tahun di bulan ini. Bahkan azzam pun lahir di bulan november..
Saya sebut satu-satu:
1. Harvyzal Azzam Mahbub Siregar
2. Suami tercinta Rizal Ma'ruf Amidy Siregar
3. Bapak tersayang Harsudi
4. Abang Mudzakkir Khotib Siregar
5. Abang Fatahuddin Aziz Siregar
6. Rodame Monitorir Napitupulu
7. Novi Sulistiyani Pratiwi
8. Parnando Soliaton Tambunan
9. Dinna Sabriani
dan masih banyak lagi...
maaf yang lupa belum disebut, doanya tetap sama.. Semoga umur yang diberikan berkah, sehat, bahagia dan sukses.. Amiin..

Eyang dan Azzam

Uwak godang

Uwak menek dan bang faiz

inanguda rodame dan bang mikal

tante novi

om nando

Ayah dan Azzam
Tante dinna dan suami (baju abu2)

Kamis, 28 November 2013

Aktivitas Baru


Tiga bulan sudah saya menjalani profesi baru sebagai pengajar di sebuah perguruan tinggi swasta di kota tempat tinggal saya. Karena perguruan tinggi ini masih baru, masih banyak hal yang harus dipersiapkan. Baik oleh pengajar maupun tenaga kependidikan. Kami disini memang masih meraba-raba konsep seperti apa yang cocok diterapkan, agar sesuai dengan visi dan misi didirikannya perguruan tinggi ini.

Saya sangat menyukai profesi baru ini. Bertemu dengan teman-teman baru dan mahasiswa baru, menyiapkan bahan kuliah, belajar untuk memperkaya materi yang akan saya ajarkan, dan kegiatan-kegiatan lain yang tidak kalah seru.
Hmmm,, jadi rindu masa-masa jadi mahasiswa... 

We are the team..

Meskipun saya menikmati aktivitas baru ini, saya sempat galau karena harus meninggalkan suami dan anak subuh sampai sore karena jam kerja saya dimulai pukul 05.15 sampai 16.15. Bahkan kami kadang pulang pukul 21.15 karena ada kuliah malam. Kami juga hanya mendapatkan libur 2 kali dalam sebulan. Jadi, praktis saya untuk keluarga sangat sedikit. Tapi itulah konsekuensi pekerjaan. Semoga disini saya bisa mengamalkan ilmu, bekerja dengan ikhlas, dan hasil yang disapat menjadi berkah. Amiin.. 

Lega,, keluar dari ruang ujian..

Azzam 1 tahun

Minggu, 17 November 2013

Alhamdulillah, betapa bersyukurnya kami (ayah dan mama) sebagai orang tua memilikimu sayang..
Selamat ulang tahun, semoga kamu tumbuh menjadi laki-laki yang sehat, pintar dan sholeh..
Jadilah laki-laki yang bersungguh-sungguh dalam kebaikan ya sayang..
Kami menyayangimu Harvyzal Azzam Mahbub Siregar..

Masih bobok pas mama berangkat ke sekolah
 Maaf ya sayang, hampir 3 bulan ini pertemuan kita tidak sebanyak dulu.. Dulu kamu bisa minta nenen kapanpun kamu mau. Selamaa hampir 3 bulan ini, kamu hanya menikmati asi dari sore sampai menjelang tidur saja sayang. Beberapa kali mama sempatkan pulang ketika jam istirahat pada saat berat badanmu turun banyak waktu itu.. Tapi semuanya ini, semoga yang terbaik untuk kita ya sayang..

Zoom In

Rabu, 26 Juni 2013

azzam 2-4 bulan

berikut ini beberapa foto azzam, azzam dan ayah, dan azzam dan mama...







Minggu, 05 Mei 2013

Stimulasi Merangkak


Merangkak dilakukan setelah bayi mampu duduk (tanpa bantuan). Biasanya di rentang usia 6-10 bulan. Merangkak dilakukan dengan menggunakan kedua tangan dan lutut. Gerakannya meninyilang; ketika tangan kanan maju, kaki kiri maju juga, begitupun sebaliknya. Ada yang mengatakan merangkak merupakan kemampuan alamiah yang umumnya dikuasai bayi dengan sendirinya. meskipun begitu, orang tua tetap perlu memberikan rangsangan agar proses merangkak dapat dilakukan dengan baik.  



Terkait stimulasi, ada beberapa hal yang penting dilakukan agar si kecil dapat memiliki kemampuan merangkak sesuai tahap perkembangannya.
·         Beri stimulasi tengkurap
Sering-seringlah memposisikan bayi tengkurap. Pastikan ia berada di alas yang nyaman, semisal matras atau karpet. Dengan posisi tengkurap bayi belajar mengangkat kepala dan badan, bahkan bergerak dengan perutnya dan kedua tangan-kakinya untuk mencoba “melangkah” maju.
·         Letakkan mainan/benda kesayangan di depan bayi
Letakkan mainan favoritnya kira-kira 4-5 jengkal tangan dewasa di depan bayi. Minta ia menggapai dan meraihnya. Lihatlah, dia akan berusaha mengejar dengan cara menggeser posisi badan menggunakan perutnya. Rangsang ia untuk merangkak, bukan merayap ataupun mengesot. Dengan cara pelan-pelan menekuk kaki belakangnya sedikit saja, tapi hati-hati, jangan sampai bayi terjungkal. Bila ia berhasil meraih dan memegang mainan itu, beri pujian dengan mengelus kepala, tepuk tangan atau reaksi gembira lainnya.
·         Berikan contoh merangkak
Orang tua dapat memeragakan cara merangkak. Lakukan bersama-sama si kecil dalam suasana bermain yang menyenangkan.
·         Sediakan waktu dan dampingi
Setidaknya beberapa menit, misal 5 menit, setiap hari untuk belajar merangkak. Secara bertahap, waktu bisa ditingkatkan seiring dengan peningkatan keterampilan dan kemampuannya. Selama mendampingi, hindari meninggalkannya sendirian walau ada urusan sejenak. Berusahalah tetap di dekatnya sehingga ia tetap fokus untuk belajar merangkak. Kalau kita beranjak menuju tempat lain dan meninggalkannya, dikhawatirkan fokusnya beralih dan ia pun akan mencari-cari kita.
·         Tidak memaksa, apalagi sampai memasang target
Biarkan si kecil menikmati proses ini dengan aman, nyaman dan menyenangkan. Seharusnya si kecil mampu belajar secara alamiah. Sama seperti perkembangan lainnya, waktu yang dibutuhkan untuk belajar merangkak berbeda-beda setiap bayi. Oleh sebab itu, hindari memasang target.
·         Jangan terlalu dini
Jangan memaksa bayi belajar merangkak sebelum ia bisa duduk sendiri, apalagi bila tangan dan kakinya belum bisa menopang tubuh. Jadi, sesuaikan saja dengan kemampuan dan usianya.
·         Sediakan lingkungan yang aman
Gunakan alas yang nyaman baik itu karpet maupun matras lantai. Jauhkan benda-benda yang kemungkinan menimbulkan bahaya, seperti: colokan listrik, atau benda-benda kecil yang mungkin diambil dan dimasukkan ke dalam mulut. Paling penting, pastikan bayi dalam kondisi nyaman ketika hendak diajak “bermain” merangkak.

Sumber: Tabloid Nakita Edisi 18-24 Februari 2013

Jumat, 03 Mei 2013

azzam 0-2 bulan


azzam, sehat dan jadi anak sholeh ya sayang.. ayah dan mama sayang kamu... 

telepon, idola ibu-ibu


Selayaknya sabun batang yang sering kita lihat, tidak ada yang istimewa dengan sabun telepon. Sebelumnya saya sudah sering mendengar dari teman-teman maupun suami (dulu masih teman) yang berasal dari daerah Sumatera Utara tentang sabun ini. Pada dasarnya sabun telepon sama dengan sabun batang lainnya dari segi fungsi, yaitu sebagai pencuci pakaian dan piring serta peralatan dapur. Sabun ini diproduksi di Medan – Sumatera Utara dan area penjualannya pun hanya sebatas di Sumatera Utara dan sekitarnya. Jadi ketika saya datang ke Kota Padangsidimpuan, saat itulah saya melihat sendiri bagaimana penampakan sabun telepon yang dahulu saya hanya bisa dengar.
Ibu mertua, kakak ipar, dan keluarga saya yang lain selalu memasukkan sabun telepon ke daftar wajib belanja bulanan mereka. Bahkan, untuk sebagian besar penduduk Sidimpuan sabun ini masih menjadi pilihan utama. Awalnya saya sedikit mengunderestimate sabun ini, karena harganya murah, pasti kualitasnya juga kurang. Namun, itu tidak semuanya benar. Karena meskipun murah, sabun telepon cukup ampuh membersihkan noda membandel di pakaian maupun peralatan dapur.
Misalnya, ketika anak kami (Azzam) lahir, kami sempat kesulitan membersihkan noda pup yang kalau tidak segera dicuci akan meninggalkan bekas. Sabun telepon menyelamatkan kami (tsaaah,, lebay). Dengan menggosokkan sabun di bagian kain yang terkena pup, diamkan 10 menit, kucek dan...  voala!!! Noda pup hilang tak bersisa. Padahal sebelumnya saya pernah merendam popok yang terkena pup dengan detergen, namun noda pup masih meninggalkan bekas. Teknik cuci pup ini saya dapatkan dari ART si rumah kami yang memang sudah ahli di bidangnya (cuci mencuci).. hehe.
Saya jadi ingat lagi diskusi saya dan suami tentang sabun telepon waktu di bogor. Kira-kira seperti ini percakapannya...
R: dek, tau sabun telepon?
U: apaan tuh? Kalo sabun batang aku tahu, tapi yang sering aku lihat sepertinya merek wings deh atau ekonomi.
R: bukan. Emang sabun telepon. Dulu waktu kecil abang pernah lho mandi pake sabun telepon.. haha..
U: ah, serius?? Enggak gatel-gatel tuh?? Kan sabun batangan gitu bukannya ga boleh buat mandi ya?
R: yah,, gitu deh.. biasa aja sih.. lagian waktu itu namanya juga anak-anak, yang ada di kamar mandi, langsung aja pake.. hahaha..
U: ishh.. dasar ya.. (sambil penasaran gimana sih penampakan sabun telepon ini).
Dan, beberapa hari yang lalu. Ketika saya sedang iseng ketik “sabun telepon” di kolom pencarian google. Saya temukan beberapa tulisan di kaskus.com yang mengatakan bahwa sabun telepon yang saya bahas ini juga dapat menghilangkan jerawat. Woow, keren. Tapi ya, selama di Sidimpuan saya belum pernah sih mandi maupun cuci muka pake sabun telepon. Karena menurut saya setelah dipakai sabun ini meninggalkan rasa licin baik di tangan, lantai maupun piring kalau kurang lama membilasnya. 

hmm, bagi yang belum pernah melihat sabun telepon pasti muncul pertanyaan, bagaimana sih bentuk sabun telepon? apakah mirip telepon? 
coba kita lihat gambar berikut ini:

Sabun Telepon

yap,, ini penampakan sabun telepon.. hehe.. menurut saya, sabun ini enggak miri dengan telepon, karena bentuknya lebih mirip batu bata. hehe.. memang telepon genggam masa kini banyak yang berbentuk persegi panjang seperti batu bata (brick), tetapi sabun telepon tercipta jauh sebelum orang Finlandia menjajakan nokia ke seluruh dunia.. konon, semenjak suamiku belum lahir, sabun telepon sudah ada. lantas, kenapa demikian? 

Kemasan Sabun Telepon
entahlah, hanya Tuhan dan produsennya yang tahu... 

Selasa, 09 April 2013

yang dinanti

azzam said:
"assalamualaikum....
namaku harvyzal azzam mahbub siregar.. aku lahir hari sabtu, 17 november 2012 pukul 08.15 di kota padangsidimpuan.. "

alhamdulillah,, setelah menunggu sekian lama akhirnya saya dan suami gembira luar biasa atas kelahiran bayi laki-laki, sehat, lucu, dan tampan.. doa kami semoga harvyzal azzam mahbub siregar tumbuh sehat, cerdas, sholeh.. amin..

proses yang luar biasa dan inshaalloh mendewasakan kami sebagai orang tua baru benar-benar membuat kami tak henti-hetiya mengucap syukur. penantian yang cukup lama sebelum akhirnya saya hamil. proses kehamilan yang alhamdulilah sehat dan menyenangkan, lebih disayang suami, orang tua, dan keluarga besar lainnya. proses kelahiran yang juga mendapat kemudahan dari Alloh dan dukungan dari keluarga yang luar biasa sayangnya.. tak lupa pengalaman di minggu-minggu awal menjadi ibu baru.. memang tak semua selalu berjalan mulus karena ada cucuran keringat dan air mata di dalamnya..

semoga kami senantiasa memberi yang terbaik dan menjaga dengan baik amanatmu ya Alloh..